Form Pendaftaran

Home - Pendaftaran

 

Aspek Kepuasan, Pengalaman, Keselamatan dan Kenyamanan Pendaki

Kepuasan, pengalaman, keselamatan dan kenyamanan pendaki merupakan hal utama dalam wisata alam dan merupakan faktor penentu agar pendaki akan datang lagi ke kawasan tersebut. Oleh karena itu, kegiatan wisata pendakian harus dapat memberikan kepuasan, pengalaman, keselamatan dan kenyamanan sesuai harapan dan keinginan pendaki pada batas yang diperkenankan sesuai aturan perundangan dan dengan tidak mengorbankan kelestarian ekosistem.
Untuk memberikan kepuasan, pengalaman, keselamatan dan kenyamanan bagi pendaki diberikan pelayanan sebagai berikut:

  • Memasang tanda-tanda yang jelas berupa petunjuk arah dan papan interpretasi di jalur pendakian;
  • Memberikan informasi tentang kawasan dan jalur pendakian, termasuk aturan dan tata tertib selama berada di dalam kawasan, sehingga pendaki memiliki pengetahuan dan aturan pendakian sebelum memulai pendakian;
  • Pemberian informasi/briefing dilakukan oleh petugas perizinan atau petugas lain yang ditunjuk oleh Kepala Balai Besar di pintu masuk sebelum pendaki masuk ke dalam kawasan;
  • Waktu melapor (check in) pada pukul 08.00 – 16.00 WIB, waktu selesai pendakian (check out) pada pukul 08.00 – 18.00 WIB di kantor Resort Ranu Pani;
  • Waktu pelayanan informasi pada Kantor Balai Besar TNBTS pada hari kerja (Senin-Jumat) pukul 08.00 – 16.00 WIB.

KUOTA

Jumlah pendaki pendakian di TNBTS ditetapkan dengan sistem kuota yaitu sebanyak 600 orang/hari melalui pintu masuk Ranu Pani.

PENDAFTARAN PENDAKIAN

Pendaftaran/reservasi pendakian di Balai Besar TNBTS dilaksanakan dengan sistem online, dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Booking diberlakukan bagi calon pendaki, baik nusantara maupun mancanegara;
  • Booking dilakukan secara online;
  • Booking dilakukan dengan mengisi formulir yang bisa diakses dari website BBTNBTS : bookingsemeru.bromotenggersemeru.org dengan mengikuti alur pendaftaran booking online;
  • Booking dapat dilakukan maksimal 3 (tiga) hari sebelum hari pendakian (H-3);
  • Surat izin pendakian diberikan pada kelompok dengan jumlah maksimal 10 orang, dikontrol oleh 1 orang ketua kelompok;
  • Surat izin pendakian untuk kurang dari 3 orang dapat diberikan izin pendakian dengan syarat wajib menyertakan surat pernyataan bermeterai resiko ditanggung sendiri, terkecuali jika didampingi oleh anggota dari paguyuban pemandu/porter Ranupani;
  • Pembayaran hanya dapat dilakukan dengan menggunakan virtual account.
  • Konfirmasi pembayaran akan diterima calon pendaki melalui email dan sms.
  • Alur pendaftaran pendakian adalah sebagai berikut :

TARIF DAN PEMBAYARAN KARCIS MASUK

Setiap pendaki di kawasan TNBTS dikenakan tarif karcis masuk sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada Peraturan Pemerintah RI Nomor 12 tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Kehutanan. Bila terdapat aturan / kebijakan baru tentang tarif karcis masuk di kawasan konservasi, maka tarif karcis pendakian di TNBTS akan disesuaikan sebagaimana peraturan terbaru tersebut.

  1. Tarif Karcis Masuk Pendaki Nusantara Semeru :
    • Hari Kerja (Umum) Rp. 17.500,- per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp.10.000,- melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp. 5.000,- dan asuransi Rp. 2.500,-)
    • Hari Libur (Umum) Rp. 22.500,- per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp.15.000,- melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp. 5.000,- dan asuransi Rp. 2.500,-)
    • Hari Kerja (Rombongan Pelajar/Mahasiswa) Rp. 11.000,- per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp.6.000,- melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp. 2.500,- dan asuransi Rp. 2.500,-)
    • Hari Libur (Rombongan Pelajar/Mahasiswa) Rp. 14.000,- per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp.9.000,- melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp. 2.500,- dan asuransi Rp. 2.500,-)
  2. Tarif Karcis Masuk Pendaki Mancanegara Semeru :
    • Hari Kerja (Umum) Rp. 210.000,- per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp.200.000,- melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp. 5.000,- dan asuransi Rp. 5.000,-)
    • Hari Libur (Umum) Rp. 310.000,- per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp.300.000,- melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp. 5.000,- dan asuransi Rp. 5.000,-)
    • Hari Kerja (Rombongan Pelajar/Mahasiswa) Rp. 157.500,- per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp. 150.000,- melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp. 2 .500,- dan asuransi Rp. 5000,-)
    • Hari Libur (Rombongan Pelajar/Mahasiswa) Rp. 232.500,- per orang per hari (terdiri dari karcis masuk Rp. 225.000,- melakukan kegiatan di dalam kawasan Rp. 2.500,- dan asuransi Rp. 5.000,-)
  3. Pembayaran karcis masuk menggunakan virtual account, setelah mengikuti alur pendaftaran online;
  4. Batas pembayaran virtual account maksimal 5 (lima) jam setelah pendaftaran online dan jika tidak dilakukan pembayaran maka kode booking hangus;
  5. Tidak ada pengembalian pembayaran uang karcis yang telah disetor karena adanya pembatalan pendakian kecuali keadaan force majeure. Jika terjadi force majeure antara lain erupsi gunung dan kegiatan SAR, maka jadwal pendakian dialihkan pada hari lain yang masih tersedia kuotanya;
  6. Calon pendaki diijinkan melakukan penggantian anggota maksimal 1 (satu) kali, dengan batasan waktu 7 (tujuh) hari (H-7) sebelum keberangkatan . Penggantian hanya dapat dilakukan oleh admin Balai Besar TNBTS dengan cara menghubungi (0341) 491828 atau mengirim email bookingonline.tnbts@gmail.com. Penggantian tidak untuk ketua kelompok, anggota yang diganti maksimal 50% dari keseluruhan jumlah anggota;
  7. Wisatawan mancanegara yang memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) tetap dikenakan tarif mancanegara.
  8. Alur pembayaran pendakian adalah sebagai berikut :

PELAKSANAAN PENDAKIAN

  • Mengambil, memetik, memotong tumbuhan dan atau bagian-bagiannya serta benda-benda lainnya dan atau membawa ke tempat lain
  • Menangkap, melukai dan atau membunuh satwa yang ada dalam kawasan
  • Membawa biji/bibit benih tumbuhan serta satwa ke dan dari dalam kawasan
  • Melakukan aktivitas pendakian tanpa izin
  • Melakukan perbuatan asusila
  • Membawa bahan peledak dan senjata tajam serta membawa alat-alat yang lazim digunakan untuk berburu seperti senjata api, senapan angin, panah, ketapel, tombak, jerat lem atau kurungan, alat pancing dan lain-lain
  • Membawa obat-obatan terlarang (daftar golongan G), narkoba dan minuman keras
  • Melakukan aktivitas yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran hutan
Selanjutnya >